
Oleh: Ita Ummu Arkan
Linimasanews.id—Kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia kini makin marak. Bukan hanya di pusat kota, minuman keras dan obat-obatan terlarang juga merambah ke berbagai kota di Indonesia. Salah satunya di Kota Bogor yang dikenal juga dengan slogan Tegar Beriman.
Menuntaskan permasalahan narkoba menjadi PR besar untuk kita semua karena efeknya yang luar biasa, bahkan bisa merusak generasi bangsa. Generasi yg seharusnya mampu berpikir sehat, bermental kuat, mempunyai martabat tinggi sebagai manusia yang menebar manfaat, karya, dan prestasi terbaik untuk memajukan bangsa, tidak akan terwujud jika terpapar dengan narkoba, baik sebagai bandar, pengguna, bahkan kurir.
Permasalahan narkoba tidaklah berdiri sendiri, tetapi berkaitan dengan berbagai kondisi, baik itu ekonomi, pendidikan, kesehatan, keamanan, hukum, dan politik. Baru-baru ini, polisi menangkap driver ojek online (ojol) di Jakarta karena diduga mengedarkan narkotika jenis ganja di wilayah Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Barang bukti ganja seberat 5,2 kilogram disita dari kolong gerobak mie ayam. “Pelaku berinisial RE (28) asal Kota Depok, pekerjaan driver ojek online,” kata Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Eka Candra, Jumat (detiknews.com, 6/12/2024).
Sebanyak 436 kasus penyalahgunaan narkoba terjadi di Kabupaten Bogor dan Kota Bogor selama 2024. Diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor Kombes Pol Anggun Cahyono dalam konferensi pers di Kantor BNNK Bogor, Cibinong, Jawa Barat, Jumat (tribunnewsdepok.com, 6/12/2014). Di tengah impitan ekonomi dan gaya hidup yang makin hedonis, banyak yang menjadikan narkoba sebagai komoditas primadona untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah dalam nominal yang menggiurkan. Tak heran, menjadi kurir narkoba menjadi pilihan untuk mendapatkan uang dalam nominal yang besar dan instan.
Saat ini, masyarakat dihadapkan dengan berbagai kebutuhan yang tidak mudah didapat, biaya hidup sehari-hari, memiliki rumah layak untuk ditempati, tuntutan gaya hidup yang hedonis dan sebagainya, menjadikan sebagian masyarakat melakukan berbagai macam cara untuk memenuhinya, sekali pun haram tetap saja melakukannya dengan menjadi kurir narkoba misalnya.
Narkoba apa pun jenisnya merupakan barang haram yang merugikan generasi dan merusak peradaban. Mengapa barang haram ini masih bisa beredar di tengah masyarakat karena beginilah sistem sekuler. Mereka hanya memikirkan keuntungan tanpa memikirkan generasi berikutnya untuk lebih baik. Kerugian yang diakibatkan oleh narkoba sangat luar biasa. Maka tidak cukup hanya mengimbau dan memberikan edukasi terhadap masyarakat. Adapun penyelesaian masalah ini haruslah sistemis dan bersinergi antara kesadaran individu, masyarakat, dan negara atau pemerintah. Keseriusan dalam menjalankan perannya masing-masing sangatlah penting.
Begitu juga sebagai individu, kita semua harus memiliki kesadaran bahwa narkoba sangatlah berbahaya bukan hanya untuk dirinya, tetapi untuk generasi berikutnya.
Sebagai masyarakat pun, seharusnya ada kontrol sosial ketika di tengah-tengah masyarakat terdapat bandar, pengguna, ataupun kurir. Adanya tempat pengaduan yang jelas dan aman bagi masyarakat, adanya aparat yg selalu patroli mengontrol keamanan di tempat publik.
Adapun pemerintah yang memiliki otoritas lebih luas dengan membuat kebijakan yang mampu mencegah masuknya narkoba ke wilayahnya. Pemerintah akan memberikan sanksi yang tegas kepada siapa pun yang melakukan penyalahgunaan narkoba dalam level apa pun. Dengan kewenangannya sebagai penguasa, pemerintah seharusnya dapat mengelola sumber daya alam dengan benar sehingga kemaslahatannya bisa dirasakan oleh seluruh rakyat seperti kemudahan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mendapatkan tempat tinggal yang layak, mendapatkan pendidikan, keamanan, kesehatan dengan mudah dan berkualitas.
Hal tersebut tidak dapat diwujudkan dalam sistem sekuler, yang dicdalamnya menjadikan apa pun boleh selama ada keuntungan dan konsumen atau pasarnya. Kebijakan yang ada pun setengah hati dalam menuntaskan kasus narkoba ini. Sehingga terkesan memberikan peluang pada rakyat untuk mendapatkan nominal yang besar dengan menjadi kurirnya. Tentu bagi individu yang gelap mata menjadi pilihan dengan mendapatkan nominal yang menggiurkan demi memenuhi penghidupannya.
Kesadaran yang berdasarkan ketakwaanlah yang akan menyelamatkan manusia dari hal yang buruk dengan menghindari apa pun yang dilarang oleh Pencipta alam semesta, Allah Swt. Manusia akan menjauhi bahkan meninggalkan narkoba dalam level dan bentuk apa pun. Wallahualam bishshawwab.


