
Oleh: Puji
Linimasanews.id—Guru dikenal dengan julukan “Pahlawan tanpa tanda jasa” dalam mengajarkan ilmu pengetahuan. Lirik lagu “kita bisa pintar karena guru, kita bisa tahu beraneka bidang ilmu karena guru” telah mengingatkan kita akan peran penting guru bagi kemajuan pembangunan sumber daya manusia.
Kemajuan suatu bangsa itu dilihat dari pemikirannya, baik terkait ilmu agama maupun ilmu pengetahuan dan teknologi. Guru begitu penting bagi bangsa untuk bisa maju dan bersaing di era globalisasi. Bangsa ini akan mengalami kebodohan dan kemunduran dalam berpikir maupun bertingkah laku, tanpa adanya sosok guru. Sebagaimana dahulu saat dijajah Belanda maupun Jepang, negeri ini mengalami kebodohan dan kemunduran.
Oleh karena itu, guru merupakan aset berharga dalam memajukan kualitas pendidikan generasi muda. Guru bisa menjadi sosok panutan dan bisa memberikan keteladanan dalam bersikap maupun bertingkah laku di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Potensi guru ini harus diapresiasi dan diberikan kesejahteraan yang layak oleh negara. Sebagaimana guru berperan penting menuju Indonesia emas 2045, maka guru perlu mendapatkan perhatian dan kesejahteraan yang layak agar bisa fokus dan konsentrasi dalam mengajarkan ilmu pengetahuan maupun moralitas generasi muda bangsa ini. Dengan begituz generasi muda bisa bersemangat menuntut ilmu, berprestasi dan bermoral dalam menyongsong kemajuan.
Islam begitu menghargai dan memuliakan guru. Guru berperan penting mengajarkan Al-Qur’an, kepribadian Islam, ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam Islam, guru sebagai pilar penting yang memberikan cahaya ilmu demi membebaskan manusia dari kegelapan jahiliyah dan kebodohan. Guru merupakan sosok panutan yang harus memberikan keteladanan dalam kepribadian Islam, baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan sosial masyarakat. Sosok guru harus terikat dalam hukum syarak dalam ucapan maupun perbuatan karena guru itu sosok yang digugu dan ditiru.
Islam begitu memuliakan martabat guru. Dalam Islam, negara memberikan gaji yang layak agar guru sejahtera. Islam mengharuskan para siswa untuk memiliki adab kepada guru dalam menuntut ilmu agar berkah. Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh para sahabat Rasulullah saw. dalam menuntut ilmu dan hormat kepada gurunya.
Hal ini perlu kita jadikan rujukan dalam pendidikan anak didik terkait adab, komunikasi, maupun bersikap terhadap guru di lingkungan sekolah maupun sosial masyarakat. Harapannya, guru yang mulia menurut pandangan Islam ini bisa menjadi pedoman dalam pendidikan generasi muda sehingga bisa meraih peradaban yang maju dan cemerlang.


