
Suara Pembaca
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina mengutuk keputusan sewenang-wenang Zionis Israel untuk membatalkan izin kerja 37 organisasi kemanusiaan internasional yang beroperasi di wilayah Palestina yang diduduki, khususnya di Jalur Gaza. Melalui pernyataannya, Kemlu menolak alasan Zionis Israel atas pemberlakuan larangan tersebut, menekankan bahwa organisasi-organisasi ini memberikan dukungan kemanusiaan, layanan kesehatan, dan lingkungan yang penting bagi warga Palestina, terutama di Gaza, di tengah agresi Zionis Israel, praktek taktik kelaparan dan serangan terhadap kamp-kamp pengungsi di Tepi Barat (31/12/2025).
Kemlu menegaskan bahwa Zionis Israel tidak memiliki kedaulatan atas wilayah-wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Yerusalem, dan Palestina menyambut baik tugas organisasi-organisasi yang diakui secara internasional maupun nasional yang beroperasi sesuai dengan standar kemanusiaan yang telah ditetapkan. Namun yang sangat menyedihkan, penguasa negeri muslim hanya sekadar pencitraan ketika menyerukan pembelaan terhadap Palestina, apalagi solusi yang ditawarkan mengikuti usulan Barat. Dunia internasional pun termasuk lembaga dunia, hanya sekadar memberikan kecaman.
Semua menunjukkan bahwa hari ini dunia tak memiliki solusi jitu untuk menghentikan penjajahan. Solusi dua negara yang ditawarkan dunia bukanlah solusi hakiki, karena menyetujui perampasan tanah milik kaum muslim di Palestina. Satu-satunya solusi tuntas adalah mewujudkan jihad melawan Zionis. Umat Islam harus menyeru para penguasa muslim untuk menggerakkan pasukannya untuk berjihad melawan Zionis. Umat harus dibangun kesadarannya akan solusi tuntas penjajahan Palestina oleh Zionis.
Selain itu, agar mendapatkan perlindungan hakiki, maka tegaknya Khilafah adalah suatu keniscayaan. Karena hanya Khilafahlah yang akan memberikan pembelaan dan perlindungan atas tanah dan kaum muslim di Palestina dan semua tempat di mana kaum muslim teraniaya. Hanya Khilafah yang mampu menghadapi musuh umat Islam ini.
Untuk menyerukan jihad dan menegakkan Khilafah perlu ada upaya mendakwahkan pemahaman yang sahih atas solusi Palestina dan bagaimana upaya mewujudkannya. Oleh karena itu, dibutuhkan adanya kelompok dakwah Islam ideologis yang melakukan upaya penyadaran terhadap umat akan solusi hakiki ini, dan mengajak umat untuk berjuang bersama menegakkan Khilafah berdasarkan metode yang mengikuti manhaj dakwah Rasul saw.
Aisyah Ummu Shaqueena


